| Tersedianya: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Kabel DC Fotovoltaik Surya adalah kabel inti tunggal atau inti ganda yang dirancang untuk interkoneksi panel surya dan sistem fotovoltaik. Ini dirancang khusus untuk tahan terhadap cuaca ekstrem, radiasi UV tinggi, tekanan mekanis, dan paparan luar ruangan jangka panjang.
Diproduksi dengan konduktor tembaga kaleng dan polietilen ikatan silang (XLPE) atau senyawa bebas halogen , kabel ini memastikan kinerja insulasi yang sangat baik, , ketahanan terhadap api , dan kehilangan daya yang rendah di sirkuit DC.
Kabel ini biasanya memiliki rating 1000V atau 1500V DC , mematuhi standar internasional seperti IEC 62930 , EN 50618 , dan sertifikasi TÜV , memastikan kinerja dan keamanan tinggi pada instalasi tenaga surya on-grid dan off-grid.
Peringkat Tegangan Tinggi : Tersedia dalam 1000V dan 1500V DC untuk kompatibilitas dengan sistem PV modern.
Tahan UV & Cuaca : Dirancang untuk penggunaan luar ruangan dalam waktu lama di bawah sinar matahari dan hujan yang terik.
Umur Panjang : Masa pakai lebih dari 25 tahun dalam kondisi PV standar.
Konstruksi Fleksibel : Cocok untuk melewati ruang sempit atau medan yang tidak rata.
Bebas Halogen & Tahan Api : Meningkatkan keamanan dalam tata surya perumahan dan komersial.
Resistensi Konduktor Rendah : Memastikan kehilangan energi minimal dalam jarak jauh.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya / Peternakan PV
Digunakan untuk menghubungkan modul fotovoltaik, kotak penggabung, dan inverter dalam instalasi tenaga surya skala utilitas.
Sistem Tata Surya Atap
Ideal untuk panel surya atap perumahan dan komersial untuk menghubungkan daya DC ke inverter.
Sistem Tenaga Surya Off-grid
Cocok untuk rumah bertenaga surya, elektrifikasi pedesaan, dan pengaturan tenaga surya kontainer dengan penyimpanan baterai.
BIPV (Building Integrated Photovoltaics)
Digunakan dalam sistem PV fasad kaca, bangunan hijau, dan dinding tirai surya.
Proyek PV Pertanian & Gurun
Dirancang untuk tahan terhadap variasi suhu tinggi dan lingkungan berpasir atau lembab yang umum terjadi di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tengah.